Senin, 21 Mei 2018

4 Penyebab Penting Bayi Tidak Menangis saat Lahir

Tangisan bayi merupakan tanda persalinan telah selesai dan mendengarnya tentu menjadi sebuah kebahagiaan untuk Anda. Lantas apa yang terjadi jika bayi Anda tidak menangis saat lahir? Ini lah 4 penyebab yang membuat bayi Anda tidak menangis saat lahir. Ketahui penyebabnya sejak awal agar Anda bisa menghindarinya dan mengatasinya secepat mungkin. 



1. Bayi Mengalami Asfiksia

Terjadinya sumbatan pada saluran pernapasan bayi merupakan penyebab bayi tidak menangis saat lahir yang paling umum. Saluran pernapasan tersumbat dengan lendir, cairan ketuban, darah, tinja bayi, bahkan disebabkan oleh lidah bayi yang terdorong ke belakang tenggorokan. Kesulitan bayi untuk bernapas membuatnya tidak bisa memberikan respon dengan menangis.

Penyakit ini bisa terjadi karena adanya kondisi yang disebabkan bayi kekurangan oksigen selama persalinan. Seorang dokter kandungan di Providence Saint John’s Health Center di Santa Monica, California, bernama Dr. Yvonne Bohn mengatakan kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor. 

Terjadinya trauma pada bayi saat dalam kandungan, adanya masalah plasenta, terjadinya prolapse tali pusar, ibu yang mengalami preeklampsia dan ekslamsia, mengalami distosia bahu atau persalinan macet ketika sampai di bahu bayi.

2. Lahir Secara Prematur

Pada bayi yang lahir secara prematur yang tidak menangis setelah lahir dikarenakan organ paru-parunya yang belum berkembang dengan sempurna seperti bayi yang lahir normal. Kondisi ini bisa terjadi karena surfaktan, zat pelindung paru-paru yang ada di dalam tubuh tidak berkembang secara sempurna.

3. Ibu Mengalami Diabetes

Jika Anda yang sedang hamil mengalami diabetes maka bayi Anda akan lahir dengan kondisi hipoglikemia atau gula darah rendah. Gejala yang terlihat saat lahir adalah pernapasan bayi yang tidak teratur sehingga bayi kesulitan menunjukkan respon dengan menangis.

Adanya kadar gula darah yang tinggi pada ibu dengan diabetes menyebabkan bayi memproduksi insulin lebih banyak sehingga terjadinya lemak yang menumpuk lemak pada tubuhnya. Hal Kondisi ini menjadi salah satu penyebab bayi mengalami kesulitan bernapas dan membuat bayi tidak menangis setelah lahir.

Anda perlu menjaga makanan yang dikonsumsi dengan menghindari makanan dengan kadar gula yang tinggi. Anda bisa mencukupi kebutuhan gizi untuk kandungan dengan mengonsumsi susu untuk ibu hamil dengan kadar gula rendah. Harga lebaran sale 2018 hingga 18% yang tersedia di toko perlengkapan ibu dan bayi secara online di Orami. 

4. Air Ketuban yang Berwarna Hijau

Kondisi air ketuban yang normal adalah berwarna bening dan jika bayi terminum air ketuban ini masih aman tidak mengakibatkan hal buruk terjadi. Kondisi air ketuban berubah menjadi hijau disebabkan karena adanya campuran zat-zat berbahaya, sepertimekonium  atau feses pertama bayi di dalam kandungan. 

Jika bayi Anda terminum air ketuban yang telah berwarna hijau maka bayi akan mengalami infeksi paru-paru bayi dan memicu peradangan. Kondisi ini akan membuat bayi Anda mengalami kesulitan untuk bernapas yang mengakibatkan bayi sulit menangis saat lahir.

Jaga kesehatan Anda selama kehamilan agar dapat melahirkan bayi dengan persalinan normal. Anda harus mengatur pola makan sehat dan lakukan olahraga atau senam khusus ibu hamil agar bayi lahir dengan sehat tanpa mengalami risiko apa pun. 


EmoticonEmoticon